Senin, 09 Desember 2013

Tips Menyingkirkan Debu dari PC dan Keyboard

Debu menghambat fungsi pendinginan dalam casing PC.Biasanya debu sering melekat pada Kipas CPU dan Plug-In Card. Keyboard juga masih bisa digunakan setelah ketumpahan cairan.

Berikut cara Menyingkirkan Debu dari PC & Keyboard :

1.   Debu bisa masuk ke dalam PC karena kipas yang menyedot udara ke dalam casing. Kipas CPU akan menyedot udara berdebu ke heatsink hingga tersumbat. Vacuum cleaner setelan rendah dapat digunakan untuk membersihkan bagian dalam PC dan kipas. Tahan blower agar tidak menimbulkan arus listrik yang dapat merusak mainboard.

2.   Komponen penting Kipas Graphic Card / Plug-In Card PCI(e) berada di bawahnya. Untuk membersihkan  Plug-In Card ini, Anda harus melepasnya terlebih dahulu. Kemudian, bersihkan dengan kuas besar atau vacuum cleaner. Kipas Graphic Card juga perlu dibersihkan seperti halnya kipas pada CPU.

3.   Kotoran di keyboard umumnya berada di tombol – tombolnya, atau menyelip di bagian bawah tombol. Tombol – tombol tersebut bisa dilepas terlebih dahulu. Namun, sebelumnya, fotolah susunan tombol keyboard. Tombol keyboard bisa dicuci dalam mesin pencuci piring atau dibersihkan satu – persatu. Sementara mesin mencuci, Anda dapat membersihkan bagian dalam keyboard dengan kain lap serat mikro dan bahan pembersih.

4.   Membongkar Keyboard harus dilakukan ketika keyboard terkena tumpahan cairan /  minuman. Cairan yang manis bisa membuat foil sensor lengket dan tombol tidak berfungsi. Namun, keyboard yang umum digunakan di kantor biasanya mudah direparasi. Buka keyboard dari bawah menggunakan benda runcing untuk menekan pengencangnya, selipkan kartu plastic atau benda serupa agar tidak menutup.

5.   Setelah membuka semua pengencang, balikkan keyboard ke posisi normal dan angkat bagian atasnya. Di bawahnya terdapat alas karet yang dapat dilepas dan dibilas dengan air keran. Foil sensor berada di dasar dan terhubung dengan papan sirkuit kecil yang bisa dilepas dan dibilas dengan air keran. Foil sensor berada di dasar dan terhubung dengan papan sirkuit kecil yang bisa dilepas. Bersihkan foil dengan lap serat mikro yang lembab. Keringkan semua komponen dengan baik sebelum dipasang kembali.

Tips Mencharger Laptop yang Baik




Mungkin selama anda melakukan kebiasaan yang salah dalam hal melakukan charging baterai. Kesalahan dalam melakukan charger bisa berakibat berkurangnya masa pakai dari baterai itu sendiri. Oleh karena itu, Anda harus memperhatikan urutan yang baik dalam mencharger baterai laptop.
Dalam mencharger baterai, sebenarnya urutan dari pemasangan charger juga perlu di perhatikan, hal ini agar masa pakai dari baterai laptop itu sendiri bisa panjang. Sedangkan urutan yang baik pertama-tama adalah memasang kabel pada laptop terlebih dahulu. Lalu setelah itu baru menghubungkan charger ke sumber listrik. Bukan dari listrik ke laptop.
Demikian pula saat melepas charger itu, urutan yang baik adalah lepas terlebih dahulu kabel pada sumber arus. Setelah itu baru lepas kabel pada laptop atau device. Hal ini berguna untuk mencegah terjadinya arus pendek pada baterai secara langsung.
Di dalam charger pasti terdapat sebuah trafo step down, dioda, beberapa kapasitor dan juga beberapa resistor. Jadi, pertama-tama listrik dari sumber arus akan masuk ke trafo stepdown untuk di turunkan tegangan listriknya. Setelah itu listrik akan berlanjut ke dioda. dalam dioda, listrik akan di ubah dari yang mulanya tegangan bolak-balik (AC) menjadi tegangan searah (DC). Setelah itu akan melewati beberapa kapasitor dan resistor agar listrik outputnya menjadi stabil.
Fungsi dari kapasitor sendiri yaitu untuk menyimpan arus listrik sebelum di teruskan. Dan fungsi resistor untuk menahan arus listrik yang berlebihan. Oleh karena itu kapasitor akan menyimpan listrik sementara yang berguna sebagai baterai kecil. Lalu arus listrik di keluarkan perlahan-lahan. Setelah itu barulah resistor menahan listrik yang berlebih sebelum masuk ke baterai laptop anda.
Tujuan dari urutan pemasangan seperti ini agar listrik yang masuk ke baterai tidak masuk dan hilang sekaligus (impulsif), tapi secara perlahan akan bertambah sedikit demi sedikit. Hal ini terus berlanjut sampai sesuai arusnya.
Jika baterai yang masuk secara impulsif dalam keadaan jumlah yang sangat besar, maka baterai akan terkejut dan hal ini meningkatkan resiko kebocoran baterai. Sama saat melepas baterai, jika tiba-tiba saja listrik putus, maka batreai yang semula menerima suply listrik akan terkejut dan kehabisan supply.

Tips Memilih Laptop yang Tepat


Berbagai jenis laptop kini hadir dengan berbagai macam fitur dan keunggulan spek yang berbeda-beda antara satu dengan lainnya dengan kisaran harga yang amat luas.
Berikut kami sajikan tips singkat tentang bagaimana cara memilih laptop yang tepat.

1. Sesuaikan Budget dan Keperluan

Beberapa tahun yang lalu, harga laptop masih berkisar di sekitar 10 juta rupiah untuk kelas medium nya, namun kini harga laptop sudah tidak semahal dulu lagi. Dengan harga sekian Anda sudah bisa mendapatkan laptop kelas atas. Disamping itu, kini juga telah hadir Netbook dengan harga yang amat terjangkau ramah budget untuk memenuhi keperluan-keperluan dasar seperti browsing, document editing dan menampilkan foto/video/musik.
Namun jika Anda membutuhkan laptop performa tinggi untuk main game/video editing/rendering, disarankan untuk menyiapkan budget di kisaran atas 10 juta untuk laptop dengan performa tinggi. Biasanya laptop performa tinggi sudah memiliki fitur-fitur seperti CPU kecepatan tinggi, kartu aselerasi grafis (Dedicated VGA card seperti Radeon maupun Nvidia).

2. Pertimbangkan Berat Laptop Jika Digunakan Bepergian

Jika laptop yang Anda beli akan sering Anda bawa bepergian, sangat dianjurkan untuk mempertimbangkan berat laptop sehingga nantinya tidak menyusahkan Anda ketika membawanya. Namun jika Anda tidak akan membawa laptop tersebut bepergian, ada baiknya untuk memilih layar yang sebesar mungkin untuk kenyamanan Anda ketika menggunakan laptop tersebut sehingga mata tidak cepat lelah dan bisa menampilkan display yang lebih luas.
Untuk ukuran layar kecil, terdapat Netbook maupun Ultrabook laptop yang hadir dengan kisaran layar antara 10 hingga 13 inch, dengan berbagai spesifikasi yang berkisar dari performa dasar hingga menengah.
Untuk ukuran layar sedang, terdapat berbagai laptop dengan ukuran layar 14 inch hingga 15 inch yang biasanya memiliki spesifikasi performa menengah hingga menengah ke atas
Untuk ukuran layar besar, biasanya layar berkisar di atas 16 inch, dengan performa yang biasanya tinggi dan biasanya sudah memiliki kemampuan grafis dan  multimedia yang sangat kuat.

3. Pertimbangkan Juga Desain Secara Umum Laptop Tersebut

Perhatikan letak touchpad, kenyamanan keyboard, material casing, dan berbagai hal lainnya yang menyangkut desain laptop sehingga membuat Anda merasa nyaman ketika mengetik dan menggunakan touchpad.  Pertimbangan ini membantu Anda memilih laptop dari berbagai merk yang hadir pada kelas dan harga yang setara.

4. Mengenal Istilah-Istilah Spesifikasi

Processor/CPU adalah pemroses data dari komputer, biasanya memiliki kecepatan diatas 1GHz. Secara umum, makin tinggi angka GHz pada prosesor, maka makin cepat performa laptopnya. Namun ada beberapa faktor lain yang akan mempengaruhi seperti misalnya besar Cache untuk kelancaran transfer data dan sebagainya. Secara umum, tersedia 2 merk processor yaitu AMD dan Intel dengan berbagai tipe yang menyesuaikan dengan kecepatan, penggunaan daya(hemat baterai/boros baterai) dan sebagainya.
VGA/Graphic Card adalah unit pemroses gambar/video untuk meningkatkan performa laptop ketika sedang menjalankan aplikasi grafis/video seperti 3D game, video editing maupun render. Biasanya pada laptop berspesifikasi tinggi tersedia dalam 2 merk yaitu Nvidia dan Radeon namun kini pada laptop kelas menengah pun sudah tersedia kartu grafis bawaan dari Intel/AMD yang bisa untuk memenuhi keperluan dasar grafis.
Hard Drive adalah unit penyimpanan data pada komputer Anda. Biasanya akan dihitung dalam kisaran GB. Ada 2 macam hard drive, yaitu hard drive HDD yang sangat umum dijumpai pada laptop dengan kapasitas hingga ratusan GB dan hard drive SSD yang berkapasitas lebih kecil dari HDD namun memiliki kecepatan akses yang tinggi.
RAM(Random Access Memory) adalah unit penyimpanan data sementara pada komputer. Beda RAM dengan hard drive adalah data yang berada pada RAM adalah data yang sedang digunakan dan diproses oleh komputer. Makin besar RAMnya, makin lancar kecepatan laptop Anda menjalankan aplikasi, namun perhatikan pula sistem operasi laptop Anda karena tidak semua sistem operasi laptop bisa memanfaatkan secara maksimal RAM yang besar.

Selain hal-hal di atas, umumnya terdapat fitur-fitur koneksi yang biasa diperlukan. Salah satu fitur koneksi yang diperlukan adalah USB Port untuk koneksi mouse/keyboard maupun membuka media penyimpanan Flash Disk ataupun External Drive/Player, pastikan jumlah USB port yang tersedia mencukupi kebutuhan Anda. Pastikan pula laptop Anda memiliki koneksi video seperti VGA port ataupun HDMI untuk menampilkan gambar pada proyektor/layar besar ketika presentasi